Menteri Sosial Saifullah Yusuf Usulkan 40 Calon Pahlawan Nasional, Nama Marsinah Disebut

Jakarta, Fspkep.id | Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Agus Jabo serta Dirjen Pemberdayaan Sosial menyerahkan surat resmi dari Kementerian Sosial kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sebagai tindak lanjut hasil rapat Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pahlawan Tingkat Pusat (TP2GP).

Tim TP2GP yang diketuai oleh Dr. Usep Abdul Madin beranggotakan 11 orang, di antaranya Prof. Dr. Bondan KanomoyosoDr. KurniawatiRudi Avianto, dan sejumlah akademisi serta sejarawan lainnya. Tim ini bertugas meneliti, mengkaji, dan melakukan pendalaman terhadap berbagai usulan gelar Pahlawan Nasional yang diajukan dari seluruh provinsi.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Sosial menyerahkan nama-nama yang telah melalui proses kajian panjang, mulai dari usulan masyarakat, tim daerah, hingga penandatanganan oleh Gubernur. Ada 40 nama yang kita anggap telah memenuhi syarat untuk diajukan sebagai calon Pahlawan Nasional,” ujar Saifullah Yusuf.

Ia menjelaskan, beberapa nama telah diusulkan sejak 5–7 tahun lalu dan baru memenuhi kriteria tahun ini. Dari sejumlah nama yang diusulkan, tercantum beberapa tokoh penting seperti Presiden SoehartoPresiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta Marsinah, aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan hak-hak pekerja Indonesia.

Selain itu, terdapat pula nama Kiai Kholil Pangkalan dari Jawa Timur dan beberapa ulama serta tokoh perjuangan lain yang dinilai berjasa besar bagi bangsa.

Penyerahan dokumen usulan dilakukan secara simbolik kepada Fadli Zon selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim TP2GP dan Kementerian Sosial.

“Proses penetapan calon Pahlawan Nasional ini bukan proses instan, tetapi melalui kajian mendalam sejak tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Mereka yang diusulkan sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) berdasarkan hasil kajian akademis,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan akan segera menggelar sidang pembahasan bersama sejumlah tokoh, di antaranya MenkopolhukamMenteri AgamaProf. Agus Mulyana (sejarawan), Agus Sutarman (mantan Kapolri), dan Marsekal Imam Supaat.

“Sidang perencanaan akan segera dilakukan untuk membahas 40 nama ini. Hasilnya akan kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya.[Red]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *