Said Iqbal Tegaskan Disiplin Kader: Keputusan Kongres Wajib Dijalankan Tanpa Pengecualian

Jakarta ,Fspkep.id I Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan salam hormat dan apresiasi kepada seluruh kader Partai Buruh dari 38 provinsi di Indonesia. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa kekuatan utama partai berada pada soliditas dan ketaatan kader terhadap keputusan organisasi.

“Kongres adalah keputusan tertinggi partai. Apa pun yang diputuskan oleh kongres wajib dijalankan oleh seluruh struktur partai, mulai dari Komite Pusat, Komite Provinsi, Komite Kabupaten/Kota, hingga kader di tingkat kelurahan, desa, RT/RW,” tegas Said Iqbal.

Ia meminta seluruh peserta kongres untuk pulang ke daerah masing-masing dan bekerja secara sungguh-sungguh menjalankan amanat kongres. Menurutnya, Partai Buruh adalah partai kader dan partai massa yang harus dibangun dengan disiplin, loyalitas, dan keikhlasan.

Ideologi dan Persatuan Bangsa

Dalam pidatonya, Said Iqbal juga menyinggung sejarah perdebatan ideologi bangsa, termasuk proses lahirnya Pancasila. Ia mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah menunjukkan kebesaran jiwa demi persatuan Indonesia.

“Ketika kita berbicara ideologi, kita harus belajar dari sejarah. Dengan kebesaran hati dan semangat persatuan, bangsa ini berdiri kokoh hingga hari ini,” ujarnya.

Partai Buruh untuk Masa Depan Rakyat

Mengusung tema “Our Party is Your Future”, Said Iqbal menegaskan bahwa Partai Buruh hadir untuk mengakhiri ketidakadilan struktural yang membuat orang bekerja keras namun tetap miskin.

“Kami tidak ingin lagi melihat buruh pulang ke rumah hanya membawa kelelahan dan tumpukan tagihan. Kami tidak ingin kekayaan alam di Papua, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, dan Jawa terus membuat rakyatnya miskin,” katanya.

Pilkada: Keputusan dari Daerah, Bukan Pusat

Terkait Pilkada, Said Iqbal menegaskan komitmennya bahwa rekomendasi calon bupati dan wali kota berasal dari eksekutif kabupaten/kota, bukan ditentukan secara sepihak oleh pusat.

“Tidak ada calon yang di-drop dari pusat. Jika ada yang melanggar mekanisme ini, sanksinya tegas, bahkan pemecatan,” ujarnya.

Ia meminta kader berani mengingatkan pimpinan apabila terjadi penyimpangan. “Kalau saya lupa, ingatkan. Kalau saya salah, luruskan,” tambahnya.

Partai Kader dan Target Politik

Said Iqbal menegaskan bahwa Partai Buruh memilih menjadi partai kader tertutup yang diperkuat basis massa, dengan mekanisme demokratis dari bawah ke atas.

Untuk Pemilu mendatang, Partai Buruh menargetkan:

  • Sekitar 360 kursi DPRD kabupaten/kota
  • Sekitar 200 kursi DPRD provinsi
  • 5 kursi DPR RI

“Target ini memang tinggi, tetapi politik adalah tentang kerja keras, kehormatan, dan pengabdian. Uang bukan segalanya, dan tidak boleh menjadi penentu utama,” tegasnya.

Ia menutup pidato dengan ajakan kepada seluruh kader untuk menjaga integritas, bekerja dengan kehormatan, dan membuktikan bahwa Partai Buruh adalah harapan baru bagi rakyat Indonesia.

[Redaksi]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *