FSP KEP Perkuat Suara Pekerja dalam Forum Just Transition IndustriALL–FES di Bangkok

Bangkok — Thailand, Fspkep.id | Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) turut berpartisipasi dalam forum “Just Transition: Implementing the Guide of Practice – Evaluation and Long-Term Strategy Development Meeting” yang diselenggarakan IndustriALL Global Union bersama Friedrich-Ebert-Stiftung (FES), 27–28 Agustus 2026 di Bangkok, Thailand.

FSP KEP mengirimkan empat delegasinya, yaitu Helmizan Sakrani, S.H., Zaenudin Agung, S.H., Rizka Septiana, S.sos., M.si., dan Kartika Eka Fitri. Mereka bergabung bersama delegasi serikat pekerja dari Indonesia, Filipina, Singapura dan Thailand untuk berbagi pengalaman dan memperkuat strategi serikat pekerja dalam menghadapi transisi energi dan perubahan dunia kerja.

Forum ini juga dihadiri Brother Kan Matsuzaki, Assistant General Secretary IndustriALL Global Union, dan Brother Ramon Certeza, Regional Secretary IndustriALL South East Asia Office.

Dalam forum tersebut, peserta mengevaluasi perkembangan implementasi Just Transition di masing-masing negara, berbagi praktik baik, serta membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi pekerja. Diskusi juga diarahkan untuk menyusun strategi dan roadmap Just Transition untuk lima tahun ke depan.

Dalam forum tersebut Helmizan Sakrani, S.H. Sekjen FSP KEP KSPI memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan, tantangan yang dihadapi, serta capaian yang telah diraih dalam menyikapi Just Transition di Indonesia.

Helmizan dalam paparannya menyampaikan telah melaksanakan sosialisasi kepada anggota, khususnya pekerja di perusahaan yang terdampak langsung, terutama sektor pertambangan. Salah satu capaian positifnya adalah telah masuknya klausul perlindungan pekerja yang terdampak Just Transition ke dalam Perjanjian Kerja Bersama di beberapa perusahaan anggota FSP KEP. ucap Helmizan

Helmizan juga berharap pertemuan ini dapat memperkuat strategi kami dalam merespons dampak Just Transition khususnya dalam upaya melindungi dan menjamin kesejahteraan anggota.

Bagi FSP KEP, Just Transition tidak hanya berbicara mengenai perubahan energi, tetapi juga memastikan pekerja tetap terlindungi melalui pekerjaan layak, jaminan sosial, pengembangan keterampilan, serta keterlibatan bermakna dalam proses pengambilan keputusan.kata helmizan

Helmizan juga menegaskan kepada peserta yang hadir dalam forum ini. Perspektif KSPI juga menegaskan bahwa aspek energi dan ketenagakerjaan harus berjalan bersama dan tidak boleh saling mengorbankan. Partisipasi FSP KEP dalam forum regional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perjuangan pekerja Indonesia agar transisi menuju ekonomi dan energi yang lebih berkelanjutan tetap menempatkan pekerja sebagai subjek utama perubahan.tegas helmizan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *