Kongres III Ormas Lindu Aji Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi

Semarang, Fspkep.id | Lindu Aji lahir dari gerakan sosial yang dirintis oleh Ikhwan Ubaidillah bersama tujuh orang rekannya di Kota Semarang. Organisasi ini bermula dari kepedulian sosial saat terjadi bencana banjir bandang di Kota Semarang. Ikhwan Ubaidillah dan rekan-rekannya bersepakat menyumbangkan seluruh isi dompet mereka untuk membantu para korban. Lindu Aji, nama ini lahir dari kondisi saat itu di mana perut mereka kelaparan (lindu karena isi perut berguncang), namun tetap bernilai kebajikan (aji) karena bisa menolong sesama masyarakat.

Sebelum berbadan hukum, Lindu Aji tumbuh sebagai komunitas yang merangkul kaum marginal, termasuk preman dan mantan narapidana, untuk diberikan jalan kehidupan serta lapangan pekerjaan yang lebih baik. Setelah bertahun-tahun bergerak sebagai wadah sosial dan perkumpulan di Jawa Tengah, Lindu Aji secara resmi dideklarasikan dan disahkan sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas) berbadan hukum pada 7 Mei 2015. Ormas ini mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM, serta berkembang pesat dengan puluhan ribu anggota dari berbagai latar belakang suku, agama, dan profesi yang berpusat di Jawa Tengah.

Sepeninggal Ikhwan Ubaidillah selaku pendiri dan Ketua Umum DPP Ormas Lindu Aji pada Tahun 2024, organisasi ini dilanjutkan oleh anaknya Septian Fajar Setiawan bersama Nanang Setiyono yang sejak menjadi ormas menjabat sebagai Sekretaris Jenderal hingga Kongres III Ormas Lindu Aji yang digelar 13 Agustus 2026 di Hotel Dafam, Kota Semarang.

Nanang Setyono selaku Sekretaris Jenderal yang sekaligus Ketua Panitia Kongres menyampaikan, Kongres III Ormas Lindu Aji di hotel Dafam hari ini dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pembina, Pengurus DPP dan utusan dari DPC-DPC Lindu Aji. Kongres ini mengambil tema “Bangkit Bersama Membangun Organisasi” berlangsung lancar dan sukses. Hal ini ditandai dengan secara aklamasi terpilihnya Bapak Erik Agus Santoso sebagai Ketua Umum Ormas Lindu Aji dan Bapak Fauka Noor Farid sebagai Ketua Dewan Pembina periode Tahun 2026 – 2031.

Keberadan Lindu Aji kerap dipandang buruk oleh sebagian masyarakat namun melalui berbagai cara, yang dulunya mendapat cibiran kini sudah berbenah dan semakin diterima masyarakat. Melalui pembinaan mental spiritual, kegiatan sosial olah raga upaya pembenahan terus dilakukan. Bahkan banyak yang berprestasi pada bidang olah raga Mix Martial Art, Bulu Tangkis, kicau burung, dan masih lainnya. Organisasi sayap “Srikandi Lindu Aji” juga banyak berperan dalam bidang pemberdayaan perempuan,” imbuhnya.

Ormas Lindu Aji yang awalnya hanya di Kota Semarang kemudian tumbuh berkembang dengan terbentuknya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di berbaga wilayah Jawa Tengah.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua Umum terpilih Erik Agus Santoso bertekad, Dengan kepengurusan baru hasil Kongres IIII ini, kita akan bangkit bersama membangun organisasi dengan melakukan penguatan internal serta perluasan jangkauan wilayah dengan terbentuknya perwakilan organisasi di seluruh Pulau Jawa bahkan sampai pelosok Tanah Air Indonesia.

Kongres III tersebut juga bersepakat bahwa posisi Lindu Aji sebagai organisasi sosial kemasyarakatan akan terus berupaya meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat serta turut berperan membantu pelaksanaan program-program pemerintah daerah maupun pusat.

Pelantikan Pengurus DPP Lindu Aji hasil Kongres III direncanakan pada 13 September 2026 di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah. Pemilihan Candi Borobudur sebagai lokasi kegiatan juga berkaitan dengan keinginan Lindu Aji untuk mengangkat dan menampilkan keberagaman budaya nusantara.

Di pelantikan nanti kami mengambil tema gelar budaya dari 38 provinsi di Indonesia. Candi Borobudur menurut kami cocok menjadi tempat untuk mengadakan kegiatan dengan tema tersebut. Rangkaian kegiatan itu juga akan diarahkan untuk pelaksanaan bakti sosial. Di antaranya santunan bagi anak yatim piatu dan bantuan ke sejumlah panti asuhan, tegas Fauka Noor Farid selaku Ketua Dewan Pembina yang baru. (Slamet)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *