Pengurus PUK SP KEP PT Vale Indonesia Perkuat Kapasitas Media Digital, Siap Perkuat Perjuangan Buruh di Era Informasi

Bogor, Fspkep.id | 23 Juli 2026 – Arus informasi yang semakin cepat menuntut organisasi serikat pekerja mampu menguasai media digital sebagai instrumen perjuangan. Menjawab tantangan tersebut, Pengurus Unit Kerja (PUK) SP KEP PT Vale Indonesia mengirimkan dua delegasinya, Yenny dan Nirwati, untuk mengikuti Pelatihan Media dan Komunikasi Digital yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSP KEP bekerja sama dengan IndustriALL JAF.

Pelatihan yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Rizen Premiere Hotel, Puncak, Kabupaten Bogor, menjadi ajang peningkatan kapasitas bagi para pengurus serikat dalam mengoptimalkan media sebagai alat edukasi, advokasi, dan konsolidasi organisasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus DPP FSP KEP, perwakilan IndustriALL JAF, delegasi PUK SP KEP PT Vale Indonesia, serta peserta dari berbagai tingkatan organisasi, mulai dari pengurus daerah, cabang, hingga unit kerja yang berasal dari wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Makassar.

Mewakili Ketua Umum DPP FSP KEP, Sekretaris Jenderal DPP FSP KEP, Helmizan Sakrani, S.H., menegaskan bahwa media serikat pekerja memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun opini publik sekaligus menyuarakan perjuangan kaum buruh di Indonesia. Menurutnya, penguasaan media digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar suara pekerja mampu menjangkau masyarakat luas, melawan disinformasi, dan memperkuat gerakan serikat secara berkelanjutan.

Materi pelatihan juga menghadirkan Kahar S. Cahyono, Wakil Presiden KSPI Bidang Infokom dan Propaganda. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kekuatan media terletak pada kemampuan menyampaikan pesan yang jelas, mudah diingat, menyentuh hati, dan berpijak pada fakta yang akurat. Ia mengingatkan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan serikat pekerja harus mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi organisasi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Sementara itu, Riska Septiana, Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPP FSP KEP, menekankan bahwa media organisasi bukan sekadar alat penyebaran informasi, tetapi juga menjadi wajah dan identitas serikat pekerja. Karena itu, setiap konten yang diproduksi harus mampu merepresentasikan nilai, aspirasi, serta tujuan perjuangan organisasi secara konsisten dan bertanggung jawab.

Salah seorang peserta dari PUK SP KEP PT Vale Indonesia, Nirwati, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi para pengurus dalam memanfaatkan media digital secara profesional, aman, dan efektif.

Yenny dan Nirwati foto bersama team Media DPP FSP KEP

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat komunikasi organisasi, meningkatkan literasi digital anggota, serta mendukung perjuangan dalam membela hak dan melindungi kepentingan seluruh anggota serikat pekerja,” ujar Nirwati.

Melalui pelatihan ini, DPP FSP KEP bersama IndustriALL JAF menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga gerakan serikat pekerja semakin kuat, modern, dan mampu menjawab tantangan perjuangan di era digital. ( nire )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *