SIDOARJO, Fspkep.id – Nuansa sakral dan khidmat menyelimuti Bumi Delta saat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sidoarjo menggelar tradisi tahunan Acara Pengesahan Warga Baru Tingkat I. Acara yang menjadi puncak spiritualitas dan persaudaraan bagi para calon warga ini dihadiri oleh ribuan pendekar, jajaran pengurus cabang, hingga jajaran aparat keamanan setempat, menciptakan atmosfer yang berwibawa namun tetap kondusif.
Sejak sore hari, gelombang kedatangan anggota PSHT dari berbagai ranting di wilayah Sidoarjo mulai memadati lokasi acara. Dengan mengenakan pakaian sakral hitam-hitam lengkap dengan mori yang melingkari pundak, para calon warga baru tampak bersiap melewati prosesi puncak untuk resmi diakui sebagai bagian dari keluarga besar PSHT.
Dihadiri Tokoh Lintas Sektor
Kemegahan acara tahun ini tidak lepas dari hadirnya sejumlah tokoh organisasi dan hukum. Salah satu sosok yang menarik perhatian adalah Widodo, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ranting Gedangan Cabang Sidoarjo.
Widodo bukan sekadar jajaran pengurus, ia merupakan figur sentral dalam dunia persilatan dan hukum di wilayah tersebut. Selain aktif di PSHT, beliau saat ini menjabat sebagai Ketua Paguyuban Pencak Silat Wilayah Gedangan serta Ketua LBH Brawijaya Majapahit Nusantara. Kehadirannya menegaskan bahwa warga PSHT tidak hanya dididik untuk tangguh secara fisik, tetapi juga melek hukum dan mampu membaur serta memimpin kerukunan antar-perguruan silat.
“Pengesahan ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya ke masyarakat.

Menjadi warga PSHT berarti harus mampu menjadi manusia yang memayu hayuning bawana. Ikut menjaga kedamaian dunia, taat hukum, dan menjadi perekat sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Widodo dalam sela-sela acara.
Sistem Pengamanan Super Ketat:
Pamter dan Polsek Gedangan Bersinergi
Mengingat skala massa yang hadir mencakup seluruh Warga PSHT Cabang Sidoarjo, faktor keamanan menjadi prioritas utama panitia. Guna memastikan acara berjalan tertib tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat umum, skema pengamanan berlapis pun diterapkan.
Pasukan Pengamanan Terate (Pamter): Sebanyak 80 personel Pamter dikerahkan secara khusus. Mereka disebar di berbagai titik strategis, mulai dari gerbang masuk, area parkir, hingga batas ring utama prosesi sakral untuk menyaring jalannya mobilisasi massa internal.
Aparat Kepolisian: Sinergi eksternal diperkuat dengan kehadiran langsung Kapolsek Gedangan Sidoarjo, Kompol A. Agung GPW, S.H, MAP. beserta jajarannya.
Kompol A. Agung GPW turun langsung memimpin jalannya pengamanan jalurnya arus lalu lintas dan sterilisasi area sekitar. Kehadiran perwira dengan gelar Magister Adminstrasi Publik tersebut memberikan rasa aman sekaligus bukti nyata adanya hubungan yang harmonis antara institusi Polri dan organisasi pencak silat terbesar tersebut.
Dalam arahannya, Kompol A. Agung memberikan apresiasi tinggi kepada komitmen PSHT Sidoarjo yang kooperatif dalam menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap kondusif selama bulan pengesahan ini.
Prosesi Sakral dan Harapan Pengurus Cabang
Memasuki tengah malam, acara inti pengesahan dimulai dengan khidmat. Doa bersama dipanjatkan, dilanjutkan dengan prosesi adat organisasi yang turun-temurun sejak tahun 1922. Seluruh Warga PSHT Cabang Sidoarjo yang hadir menyaksikan dengan seksama, menyalurkan energi persaudaraan yang kuat kepada adik-adik yang baru disahkan.
Ketua PSHT Cabang Sidoarjo dalam sambutannya mengingatkan kembali esensi ajaran Setia Hati. Beliau menekankan agar seluruh warga baru menjauhi perilaku arogan dan selalu mengedepankan budi pekerti luhur.
Dengan selesainya acara pengesahan ini, ratusan warga baru PSHT Cabang Sidoarjo resmi menyandang gelar warga Tingkat I. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif, membawa nama baik organisasi, serta bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.
Alfan























Leave a Reply