Rizka Septiana Ikuti Pertemuan Awal GMC Steering Committee IndustriALL di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, Fspkep.id | 7 Oktober 2026 — Rizka Septiana dari FSP KEP KSPI Indonesia mengikuti rangkaian pertemuan Global Multinational Companies (GMC) IndustriALL Global Union di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 5–7 Oktober 2026. Kehadiran Rizka memiliki arti khusus karena ia baru terpilih sebagai GMC Steering Committee Member representing Asia Pacific untuk periode 2026–2030.

Pertemuan ini menjadi pertemuan awal GMC Steering Committee yang penting bagi para anggota baru untuk memahami arah kerja, mandat, prioritas, serta mekanisme kerja GMC ke depan. Dalam GMC Plenary Meeting, agenda antara lain mencakup pengesahan Steering Committee baru, pembahasan prosedur kerja dan pemilihan kepemimpinan GMC, Congress Action Plan, serta GMC Work Program 2026–2029.

Bagi Rizka, pertemuan ini menjadi kesempatan penting untuk memahami secara lebih menyeluruh tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari GMC Steering Committee, termasuk mengikuti pembahasan mengenai Global Framework Agreements (GFA), Human Rights Due Diligence (HRDD), jaringan serikat pekerja di perusahaan multinasional, hingga tantangan pengorganisasian pekerja di MNC dan supply chains.

“Ini merupakan awal dari perjalanan saya sebagai bagian dari GMC Steering Committee. Bagi saya, meeting ini penting untuk memahami mandat, arah kerja, dan prioritas GMC sehingga ke depan saya dapat menjalankan tanggung jawab ini dengan baik sebagai bagian dari Steering Committee Asia Pacific,” ujar Rizka.

Selain Rizka, Edi Sulistyo dari KEP juga hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut dan berkontribusi melalui sesi berbagi pengalaman mengenai BASF Network. Edi menjadi salah satu panellist dalam sesi “Affiliate-driven, bottom-up approaches to networking”, yang membahas bagaimana jaringan serikat pekerja yang dibangun dari tingkat afiliasi dapat berkembang dan diperkuat hingga tingkat regional. BASF menjadi salah satu contoh jaringan yang dibahas dalam sesi tersebut.

Rangkaian pertemuan ini juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pengalaman berbagai jaringan serikat pekerja di perusahaan multinasional dan membahas bagaimana jaringan tersebut dapat dibangun secara kuat, efektif, dan berkelanjutan.

Pertemuan GMC kemudian ditutup dengan pembahasan mengenai prioritas kerja Steering Committee untuk tahun 2027, yang menjadi salah satu dasar penting bagi pelaksanaan tugas GMC ke depan.

Bagi Indonesia, kehadiran Rizka sebagai GMC Steering Committee Asia Pacific periode 2026–2030 sekaligus kehadiran Edi Sulistyo dalam berbagi pengalaman BASF menjadi bagian dari keterlibatan aktif FSP KEP KSPI dalam jejaring IndustriALL Global Union.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *