Meneguhkan Solidaritas, Buku Menguatkan Perjuangan Jejak Perjuangan Lima Tahun Kepemimpinan Sunandar Ketua Umum FSPKEP KSPI 2021 -2026



Oleh : Ridwan
Pimpinan Redaksi Fspkep.id
Sekretaris PUK SPKEP PT Aspex Kumbong Cileungsi Bogor

Bab I
Awal Konsolidasi di Tengah Tantangan (2021)

Fspkep.id | Tahun 2021 menjadi titik tolak perjalanan kepemimpinan baru di tubuh Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak dan Gas Bumi dan Umum (FSP KEP KSPI). Di tengah dinamika pasca pandemi dan berbagai tantangan hubungan industrial, estafet kepemimpinan berada di tangan Sunandar dengan mandat besar: Menguatkan kembali fondasi organisasi dan menjaga nyala perjuangan. Konsolidasi menjadi kata kunci. Restrukturisasi kepengurusan dilakukan dari tingkat pusat hingga daerah. Komunikasi diperbaiki, koordinasi diperkuat, dan semangat kolektif dibangkitkan kembali. Dalam fase ini, organisasi tidak hanya bertahan, tetapi menata ulang langkah untuk bergerak lebih terarah dan solid.

Bab II
Bertumbuh dan Memperluas Barisan (2022)

Memasuki tahun kedua, FSP KEP KSPI menunjukkan geliat pertumbuhan yang nyata. Pimpinan Unit Kerja (PUK) tumbuh di berbagai sektor strategis kimia, energi, pertambangan, minyak dan gas bumi, serta sektor umum lainnya.
Bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), federasi berdiri di garis depan perjuangan nasional: mengawal kebijakan pengupahan, memperjuangkan jaminan sosial, serta memastikan regulasi ketenagakerjaan tetap berpihak kepada pekerja.
Pertumbuhan jumlah anggota bukan sekadar angka. Ia adalah cerminan kepercayaan bahwa organisasi hadir, bekerja, dan membela.

Bab III
Memperkuat Advokasi dan Menyiapkan Kader (2023)

Perjuangan tidak hanya dilakukan di jalanan dan meja perundingan, tetapi juga di ruang-ruang hukum dan pendidikan kader. Penguatan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum KEP
menjadi tonggak penting dalam memastikan anggota mendapatkan perlindungan hukum yang profesional dan terstruktur.
Pada saat yang sama, sembilan modul pelatihan standar disusun untuk membangun keseragaman pemahaman ideologi, militansi, dan kepemimpinan. Kaderisasi dipandang sebagai investasi jangka Panjang bahwa organisasi besar harus ditopang oleh kader yang tangguh.
Langkah strategis juga ditempuh melalui advokasi konstitusional di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, sebagai bentuk perjuangan hukum yang bermartabat dan terukur.

Bab IV
Mengukuhkan Diri di Tingkat Nasional dan Internasional (2024)

Tahun keempat menjadi momentum kebanggaan. Jumlah anggota melampaui 120.000 pekerja, tersebar di ratusan PUK aktif di berbagai provinsi. Ini bukan sekadar pencapaian kuantitatif, melainkan simbol penguatan legitimasi organisasi.
Representasi federasi hadir dalam forum global seperti International Labour Conference di Jenewa. Kehadiran tersebut menegaskan bahwa suara pekerja Indonesia memiliki tempat dalam percaturan ketenagakerjaan dunia.
Jejaring internasional melalui IndustriALL Asia Tenggara semakin memperluas cakrawala perjuangan, mempertemukan solidaritas lintas negara dalam satu semangat: keadilan bagi pekerja.

Bab V
Menguatkan Akar, Menjaga Solidaritas (2025)

Periode ini diwarnai dengan penguatan struktur daerah. Pelantikan, pembinaan, dan konsolidasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan organisasi tetap solid hingga ke tingkat basis.
Media internal dikembangkan sebagai ruang informasi dan pendidikan. Narasi perjuangan tidak hanya disampaikan, tetapi didokumentasikan sebagai bagian dari sejarah kolektif federasi.
Solidaritas diteguhkan sebagai nilai utama bahwa kekuatan terbesar organisasi terletak pada kebersamaan anggotanya.

Bab VI
Refleksi dan Fondasi Masa Depan (2026)

Lima tahun perjalanan bukanlah akhir, melainkan jeda untuk merefleksikan langkah. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mengukur capaian, memperbaiki kekurangan, dan menyiapkan regenerasi kepemimpinan.
Sistem kaderisasi diperkuat, tata kelola diperbaiki, dan kesinambungan organisasi ditegaskan. Fondasi yang telah dibangun selama periode ini diharapkan menjadi pijakan kokoh bagi generasi penerus.

Penutup
Lima Tahun yang Menguatkan

Periode 2021–2026 adalah kisah tentang konsolidasi, pertumbuhan, dan penguatan perjuangan.
Ia adalah cerita tentang:
– Anggota yang tetap setia dalam solidaritas.
– Kader yang tumbuh dalam militansi.
– Struktur yang semakin kokoh
– Advokasi yang semakin strategis.
– Representasi yang semakin luas.

Di bawah kepemimpinan Sunandar, FSP KEP KSPI menapaki fase penting dalam sejarahnya—meneguhkan diri sebagai federasi strategis dalam gerakan buruh Indonesia.
Buku kenangan ini bukan sekadar catatan capaian, tetapi pengingat bahwa perjuangan adalah proses yang berkelanjutan.
Selama masih ada pekerja yang membutuhkan perlindungan dan keadilan, selama itu pula semangat solidaritas akan tetap menyala. [Red]

FSPKEP…. CERDAS …MILITAN …BERTANGGUNG JAWAB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *