Sunandar Tegaskan FSPKEP dan KSPI Tak Terpisahkan dalam Perjuangan Buruh, Lawan Upaya Adu Domba

Semarang, Fspkep.id I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSPKEP Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 23–24 Mei 2026 di Hotel Siliwangi. Mengusung tema “Menjaga Ideologi, Memperkuat Persatuan dan Kesatuan”, kegiatan berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan komitmen memperkuat perjuangan organisasi.

Ketua Umum FSP KEP, Sunandar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda merupakan forum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah diputuskan dalam Musyawarah Daerah (Musda).

“Rakerda adalah ajang evaluasi bersama. Program-program yang telah diputuskan dalam Musda harus dilihat sejauh mana pelaksanaannya, apakah sudah berjalan atau masih dalam proses. Semua itu harus disampaikan secara terbuka dan penuh tanggung jawab di forum ini,” ujar Sunandar.

Ia juga meminta seluruh jajaran DPD Jawa Tengah, DPC, hingga PUK untuk lebih fokus menjalankan program pendidikan organisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam memperkuat ideologi pengurus dan anggota.

“Saya meminta seluruh jajaran untuk melaksanakan program pendidikan secara konsisten. Dengan pendidikan yang berkelanjutan, ideologi organisasi akan semakin kuat dan pengurus mampu memberikan pendampingan advokasi kepada anggota yang menghadapi persoalan ketenagakerjaan,” tegasnya.

Sunandar menambahkan, seluruh pengurus FSP KEP di setiap tingkatan memiliki amanah besar untuk menjaga marwah perjuangan organisasi. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat organisasi dan tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.

“Kita semua mendapatkan amanah untuk menjaga marwah perjuangan organisasi. Untuk itu, teruslah semangat memperkuat organisasi dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sunandar juga menegaskan bahwa hubungan antara FSP KEP dan KSPI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam perjuangan buruh dan pengambilan kebijakan organisasi.

“FSP KEP dan KSPI adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam gerakan perjuangan. Jangan ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah persatuan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Sunandar mengajak seluruh kader untuk terus menjaga ideologi organisasi agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin melemahkan perjuangan kaum buruh.

“Kuatkan ideologi organisasi agar kita tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan melemahkan perjuangan kaum buruh. Bersatulah, jaga kebersamaan. Bismillah, FSPKEP semakin kuat dan bermartabat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *