Sunandar: Pengurus Serikat yang Paham Kepemimpinan Tak Akan Gentar di Meja Perundingan

Pasuruan, Fspkep.id | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FSP KEP Kabupaten Pasuruan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi pengurus PUK SP KEP dengan Modul 2 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang telah ditetapkan oleh DPP FSP KEP.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum FSP KEP, Sunandar, hadir secara langsung sebagai pemateri dan menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Materi tersebut mendapat perhatian serius dari peserta karena dinilai menjadi fondasi utama bagi pengurus serikat pekerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tingkat perusahaan.

Penyampaian Materi Kepemimpinan Oleh Sunandar Ketua Umum FSP KEP

Sunandar mengaku bangga terhadap komitmen DPC FSP KEP Kabupaten Pasuruan yang konsisten melaksanakan program peningkatan kapasitas pengurus melalui pendidikan dan pelatihan sesuai modul yang telah ditetapkan organisasi.

“Pendidikan dan pelatihan ini sangat penting untuk membangun kualitas kepemimpinan pengurus. Dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang diberikan, pengurus diharapkan semakin yakin, percaya diri, dan mampu menjalankan peran organisasi secara maksimal,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Sunandar menegaskan bahwa pengurus PUK SP KEP tidak boleh merasa rendah diri ketika melakukan perundingan dengan manajemen perusahaan. Menurutnya, pengurus merupakan wakil sah anggota yang memiliki mandat untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan pekerja.

“Sebagai pengurus, kita adalah pemimpin. Kita hadir membawa amanah anggota. Karena itu tidak ada alasan untuk minder atau takut saat berdialog dan berunding dengan pihak perusahaan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak bekerja sendiri, melainkan didukung oleh tim yang solid. Selain itu, pengurus telah dibekali berbagai kemampuan, termasuk teknik komunikasi dan negosiasi yang menjadi modal penting dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Kalau kita sudah memiliki tim yang kuat dan dibekali ilmu negosiasi, mengapa harus takut berbicara? Setelah mengikuti pelatihan Modul 2 ini, seluruh pengurus harus semakin meningkatkan kualitas diri, memperkuat kepemimpinan, dan membangun kepercayaan diri dalam menjalankan tugas organisasi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, DPC FSP KEP Kabupaten Pasuruan berharap lahir pengurus-pengurus yang memiliki kompetensi, integritas, dan jiwa kepemimpinan yang kuat sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota serta menjaga marwah organisasi.

(Redaksi Fspkep.id)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *