Trawas, Mojokerto Fspkep.id IKetua DPD FSP KEP KSPI Provinsi Jawa Timur, Siswanto, menegaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan sebagai pondasi utama dalam memperkuat organisasi serikat pekerja. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pendidikan Semester yang diselenggarakan DPC FSP KEP Kabupaten Gresik, Selasa (9/6/2026), di Hotel Vanda Gardenia, Trawas, Mojokerto.
Menurut Siswanto, pendidikan semester merupakan agenda rutin organisasi yang harus terus dijaga keberlangsungannya sebagai sarana peningkatan kapasitas pengurus dan anggota. Ia mengapresiasi DPC FSP KEP Kabupaten Gresik yang dinilainya telah menunjukkan perkembangan positif dalam pengelolaan organisasi.

“Pendidikan seperti ini adalah bagian dari upaya memanusiakan manusia. Pengurus harus memberikan pelayanan terbaik kepada anggota, karena organisasi ini dibangun dari anggota dan untuk anggota,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Siswanto juga menyoroti berbagai isu ketenagakerjaan yang saat ini menjadi perhatian gerakan serikat pekerja, salah satunya persoalan outsourcing. Ia menegaskan bahwa FSP KEP terus memperjuangkan perbaikan sistem outsourcing agar lebih memberikan perlindungan dan kepastian bagi para pekerja.
“Perjuangan serikat pekerja tidak hanya dilakukan melalui aksi di jalan, tetapi juga melalui jalur dialog dan perjuangan dari dalam sistem pemerintahan. Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada pekerja,” katanya.
Siswanto menegaskan bahwa setiap pengurus serikat pekerja harus dibekali pengetahuan dan pemahaman yang memadai terkait peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan. Menurutnya, apabila terdapat anggota yang tidak mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang maksimal, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab seluruh perangkat organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
Selain itu, ia juga mengapresiasi keberhasilan sejumlah DPC yang telah memiliki kantor organisasi sendiri. Menurutnya, keberadaan kantor menjadi simbol kemandirian dan kekuatan organisasi yang dibangun dari iuran anggota dan dikembalikan untuk kepentingan anggota.
“Kantor organisasi yang berdiri hari ini adalah hasil perjuangan dan gotong royong anggota. Ini menjadi bukti bahwa organisasi mampu tumbuh dan berkembang secara mandiri,” ungkapnya.
Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) FSP KEP, Siswanto mengajak seluruh kader dan anggota untuk menjaga soliditas organisasi. Ia optimistis FSP KEP akan semakin besar dan kuat apabila seluruh elemen organisasi mampu menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.
Ia juga mengingatkan bahwa serikat pekerja bukanlah musuh perusahaan. Sebaliknya, serikat pekerja hadir sebagai mitra strategis yang bersama-sama mendorong kemajuan perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.
“Dalam prinsip organisasi kita jelas bahwa serikat pekerja harus mampu mendorong kemajuan perusahaan. Jika perusahaan maju dan pekerja sejahtera, maka hubungan industrial yang harmonis akan terwujud,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Siswanto mengimbau seluruh anggota untuk selalu berkoordinasi dengan perangkat organisasi di setiap tingkatan apabila menghadapi persoalan ketenagakerjaan. Ia memastikan DPD FSP KEP Jawa Timur akan terus hadir memberikan pendampingan dan dukungan kepada anggota yang membutuhkan bantuan organisasi.
“Jangan pernah memutus komunikasi dengan organisasi. Sampaikan setiap persoalan yang dihadapi agar dapat kita selesaikan bersama. Dengan kebersamaan dan solidaritas, kita akan semakin kuat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja,” pungkasnya.
[ Redaksi Fspkep.id ]





















Leave a Reply