Gresik, Fspkep.id | Ketua DPD FSP KEP KSPI Provinsi Jawa Timur, Siswanto, menekankan pentingnya menjaga soliditas, komunikasi, dan keikhlasan dalam berorganisasi saat memberikan sambutan pada Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VII PUK SP KEP KSPI PT Karunia Alam Segar, Selasa (2/6/2026).
Dalam sambutannya, Siswanto mengawali dengan mengajak seluruh peserta memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesempatan menghadiri forum organisasi yang dinilainya penting bagi keberlangsungan perjuangan pekerja.
“Semoga Musyawarah Unit Kerja ke-7 ini berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan terbaik sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, usia PUK SP KEP KSPI PT Karunia Alam Segar yang telah memasuki lebih dari dua dekade, sejak 2005 hingga 2026, menjadi bukti bahwa organisasi telah melewati perjalanan panjang yang membutuhkan kedewasaan dalam menyikapi dinamika internal.
“Perjalanan organisasi selama kurang lebih 21 tahun bukan waktu yang singkat. Karena itu, perbedaan pandangan jangan sampai menjadi pemicu konflik yang merugikan organisasi maupun hubungan kerja di perusahaan,” katanya.
Siswanto menegaskan, persoalan-persoalan kecil yang muncul di internal organisasi seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah dengan kepala dingin, tanpa perlu dibesar-besarkan hingga mengganggu kenyamanan bekerja.
Ia mengingatkan bahwa kompleksitas hubungan ketenagakerjaan di perusahaan besar seperti PT Karunia Alam Segar, yang memiliki lebih dari 15 ribu pekerja terdiri dari karyawan tetap maupun pekerja kontrak, membutuhkan kedewasaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.
“Hal-hal yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama harus diselesaikan secara baik. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi besar dan mengganggu harmonisasi,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan Musnik, Siswanto juga berpesan kepada panitia agar proses pemilihan ketua berlangsung demokratis, kondusif, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas organisasi.
Ia meminta apabila terdapat lebih dari satu calon ketua, seluruh kandidat didudukkan bersama untuk membangun komitmen bersama melalui nota kesepahaman, bahwa siapa pun yang terpilih harus dihormati seluruh pihak demi menjaga persatuan organisasi.
“Keikhlasan dalam berorganisasi harus dijunjung tinggi. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pilihan bersama yang harus dihormati,” ujarnya.
Selain itu, Siswanto mengingatkan bahwa penyusunan tata tertib Musnik tidak boleh menyimpang dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi, termasuk syarat pencalonan ketua dan tata cara pelaksanaan sidang yang telah diatur secara jelas.
“Kalaupun ada ketentuan tambahan di luar AD/ART, sepanjang untuk kepentingan organisasi dan tidak bertentangan dengan aturan yang ada, tentu bisa dibahas bersama,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Siswanto menyampaikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan yang telah memberikan ruang dan fasilitas bagi anggota FSP KEP KSPI untuk melaksanakan Musnik VII.
Ia berharap hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan terus terjaga, sejalan dengan semangat organisasi dalam mendorong kemajuan perusahaan sebagai tempat bekerja bersama.
“Tempat kita bekerja ini harus dijaga bersama. Kepentingan pribadi harus dikesampingkan demi kepentingan bersama, organisasi, dan kemajuan perusahaan,” pungkasnya.





















Leave a Reply